Kamis

Candi Tikus, Kerajaan Tikus?

Awalnya tidak ada di schedule kami untuk mengunjungi Candi Tikus, tujuan kami adalah Trenggalek. Karena Hari Raya Idhul Fitri, jalan utama Mojokerto macet sehingga jalur dialihkan. Ketika kami melewati Candi Tikus ini, dan melihat banyak pengunjung, kami tertarik untuk mampir.

Candi Tikus terletak di Dukuh Dinuk, Desa Temon, Kecamatan Trowulan, Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur. Nama Candi Tikus diambil dari sejarah penemuannya pada tahun 1914, yaitu ketika desa tersebut diserang hama tikus. Saat pengejaran hama tikus tersebut, selalu masuk ke dalam gundukan tanah. Setelah diadakan pembongkaran, diketahui adanya sebuah candi. Maka oleh Bupati Mojokerto saat itu RAA Kromojoyo Adinegoro diperintahkan untuk melakukan penggalian. Setelah diadakan penggalian, ditemukan Candi Tikus ini yang terbuat dari bahan batu bata merah dengan ukuran 29,5 m x 28,25 m.



Candi Tikus diperkirakan dibangun pada abad 13 atau 14. Bangunan Candi Tikus berupa kolam pemandian (petirtaan). Bangunan utama terdiri dari dua tingkat. Beberapa arkeolog menghubungkan Candi Tikus ini dengan buku Nagarakertagama yang ditulis oleh Mpu Prapanca pada tahun 1365 M bahwa ada tempat mandi raja dan upacara-upacara tertentu di kolam-kolamnya.


Sedangkan menurut AJ Bernet Kempers seorang arkeolog Belanda dalam bukunya Ancient Indonesia Art (1954), Candi Tikus merupakan replika atau lambang Mahameru. Di tengah Candi Tikus terdapat miniatur empat buah candi kecil yang dianggap melambangkan Gunung Mahameru tempat para dewa bersemayam. Sedangkan sumber segala kehidupan yang diwujudkan dalam bentuk air mengalir dari pancuran-pancuran yang terdapat di sepanjang kaki candi. Air ini dianggap sebagai air suci amerta, yaitu sumber segala kehidupan.Menurut kepercayaan Hindu, Gunung Mahameru merupakan tempat sumber air kehidupan, yang dipercaya mempunyai kekuatan magis dan dapat memberikan kesejahteraan. Menurut mitos air yang mengalir di Candi Tikus bersumber dari Gunung Mahameru.


Candi Tikus ini sempat dilakukan pemugaran pada tahun 1983-1986. Dari pemugaran ini diketahui bahwa Candi Tikus dibangun dalam dua tahap. Hal ini diketahui dari jenis batu bata merah yang digunakan. Tetapi kapan pembangunan tahap pertama dan kedua ini dilakukan, belum diketahui dengan pasti.


Tempat Wisata Mojokerto yang lain :
  1. Coban Canggu - Wisata Mojokerto - Wisata Jatim.
  2. Air Terjun Dlundung - Wisata Mojokerto - Wisata Jatim.
  3. Air Terjun Grenjengan - Wisata Mojokerto - Wisata Jatim.
  4. Air Panas Padusan - Wisata Mojokerto - Wisata Jatim.
  5. Gapura Bajangratu - Wisata Mojokerto - Wisata Jatim.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar